Pawitrasari kembali hadirkan prestasi ditengah pandemi

Kabar menggembirakan datang dari Mahasiswa Pendidikan Fisika 2016, Pawitrasari Mahestyas R. kembali mengukir prestasi dengan keberhasilannya menyabet gelar Juara I pada Lomba Esai Nasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Salam Prestasi Indonesia. Lomba Esai ini sendiri dilaksanakan pada Januari-Maret 2020. Salamprestasi.id selaku penyelenggara berharap para generasi muda berani uuntuk menulis dan menuangkan gagasan luar biasa.

Mengangkat tema “Peran Wanita dalam Meningkatkan Literasi Pendidikan Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0” Pawitrasari berhasil mengungguli 349 peserta lain yang juga mengirimkan artikel.

Dalam artikelnya Pawitra mengungkapkan bahwa berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan merupakan suatu usaha strategis guna menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0. Oleh karena itu, guna menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0, diperlukan upaya berkelanjutan melalui peningkatan kualitas pendidikan yang baik dengan substansi menjamin pemerataan pendidikan yang berkualitas dan meningkatkan kesempatan belajar untuk semua orang, menjamin pendidikan yang inklusif dan berkeadilan serta mendorong kesempatan belajar seumur hidup bagi semua orang. Namun ironinya, masih banyak anak di Indonesia yang belum merasakan makna dari pendidikan berkualitas.

Oleh karena itu diperlukan generasi muda Indonesia yg memiliki posisi dan peran yang sangat vital dalam kehidupan Pendidikan Kebangsaan Indonesia. Pemuda khususnya wanita menjadi salah satu kunci terlahirnya Negara Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan di atas kemajemukan bangsa Indonesia. Karena wanita adalah generasi penerus yang akan melanjutkan cita-cita perjuangan bangsa, kelangsungan sejarah dan budaya bangsa, serta pengembangan generasi muda pada saat ini & masa yg akan datang. 

Prestasi lain yang pernah diukir oleh Pawitra antara lain adalah Juara I PIM MIPA MRC, Mahasiswa berprestasi II Fisika Unnes, Delegasi Indonesia pada Asian Youth Inovation Conference (AYIC) 2018. Selain itu Pawitra juga aktif menjadi pembicara dalam berbagai acara seperti Belajar Daring & IPM UNDIKMA, Writing Course Kosmik ( 25 April 2020), PIM MIPA MRC SSC UNNES (18 April 2020 ).

“Motivasi Saya untuk bisa terus maju, Karena saya berharap Kita sebagai generasi muda harus bisa berani menulis & menuangkan gagasan luar biasa yg kita miliki. Karena jika ingin memperbaiki nasib suatu bangsa, maka perbaikilah pemuda-pemudinya” pungkasnya.

Perdana, Unnes Physics Webinar Series usung tema Teknik Evaluasi Perkuliahan Daring

Jurusan Fisika Unnes telah menggelar web seminar (webinar) pada Kamis (07/05/2020) pukul 09.00 s.d 11.30. Kegiatan yang dibuka oleh Dekan FMIPA, Dr. Sugianto, MSi merupakan rangkaian kegiatan yang direncanakan berlanjut pada seminar-seminar selanjutnya. Pada kesempatan tersebut Dekan menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan webinar ditengah pandemi Covid 19. Dekan juga menyampaikan pada era pandemi di mana pembelajaran daring sudah masif dilakukan, diskursus mengenai penilaiannya merupakan sebuah keniscayaan.

Pembicara yang dihadirkan pada webinar tersebut adalah Prof. Dr. Ani Rusilowati, M.Pd. yang menyampaikan tema “Penilaian Hasil Belajar” dan Dr. Sunyoto Eko Nugroho, M.Si., yang menyampaikan tema “Pendekatan Praktis Evaluasi pada Pembelajaran Daring”. 

Pada sesi pertama Prof. Ani menyampaikan bahwa penilaian pada pembelajaran daring tetap harus mempertimbangkan tujuan utama dari penilaian itu sendiri, yakni memastikan ketercapaian pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik. Hal yang paling utama adalah memastikan kejujuran dan objektifitas hasil pekerjaan peserta didik.

Dr. Sunyoto Eko N menekankan aspek-aspek teknis evaluasi terkait dengan pembelajaran daring, salah satunya adalah penilaian proses. Pada penilaian proses peserta didik dinilai berdasarkan keaktifan peserta didik dalam diskusi online pada platform daring yang digunakan. Dalam hal penilaian sikap, Dr Sunyoto menyatakan hal ini merupakan tantangan bagi pendidik, karena penilaian sikap melalui pembelajaran daring sulit untuk dilakukan.

Peserta yang terdaftar pada kegiatan ini terdapat 170 orang dengan jumlah peserta yang berhasil live adalah 148 orang. Peserta Webinar ini bukan hanya dari sivitas akademika Unnes saja, tetapi berasak dari berbagai daerah di Indonesia seperti Bogor, Bandung, Lampung, Gorontalo bahkan terdapat pula peserta dari Jepang.

Semarakkan Unnes Expo 2015 di DP Mall Semarang, Jurusan Fisika pamerkan hasil penelitian dosen

Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan pameran yang digelar di DP Mall Semarang yang dimulai pada jumat (24/4/2015). Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari tersebut dibuka oleh Rektor Unnes Prof. Dr. Fathur Rokhman M.Hum. Pada kesempatan tersebut rektor menyampaikan bahwa tujuan dari Unnes Expo adalah untuk lebih mendekatkan Unnes kepada masyarakat sekaligus hilirisasi penelitian yang dikembangkan di Unnes terhadap industri. Diharapkan dengan kegiatan tersebut penelitian-penelitian yang dilakukan di Unnes dapat menarik minat kalangan industri.

Dalam kegiatan tersebut Jurusan Fisika berpartisipasi sekaligus mempromosikan produk-produk penelitian yang dikembangkan di Jurusan Fisika. Produk unggulan yang dipamerkan antara lain :
<ol>
<li>Tinta Pengaman Karya Dr. Mahardika Prasetya A.,M.Si</li>
<li>Komposit sampah daun sebagai alternatif pengganti kayu, karya Dr. Masturi, M.Si)</li>
<li>Kampas rem berbasis bambu dan plastik <em>biodegradable </em>berbasis biji nangka (Karya Prof. Dr. Sutikno, M.T.)</li>
<li>Analisis struktur bawah permukaan bumi dengan metode geofisika (karya Prof. Dr. supriyadi, M.Si.)</li>
</ol>
selain itu jurusan fisika juga memamerkan produk media pembelajaran fisika berbasis android dan scratch untuk pembelajaran. (mutt)

Inilah Dua Profesor baru Jurusan Fisika Unnes

Pada Kamis 23 Oktober lalu Universitas Negeri Semarang (Unnes) telah mengukuhkan tiga Profesor dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) di gedung Prof Soegijono Fakultas Ilmu Keolahragaan kampus Sekaran Gunungpati. Mereka adalah Prof . Dr. Sudarmin, M.Si. dari Jurusan Kimia, Prof. Dr. Hartono M.Pd. dan Prof. Sutikno, S.T., M.T. dari Jurusan Fisika.

Pengukuhan dilakukan oleh Rektor Unnes, Prof. Dr. Fathur Rokhman MHum. Dalam acara tersebut Prof . Dr. Sudarmin, M.Si. menyampaikan orasi Ilmiah yang berjudul “Model Pembelajaran Kimia Berbasis Etnosains (MPKBE) Untuk Mengembangkan Keterampilan Generik, Literasi Sains dan Sikap Ilmiah”.

Sementara itu, Prof. Dr. Hartono M.Pd. yang telah dikukuhkan sebagai Profesor dalam Bidang Pendidikan Fisika menyampaikan Pidato ilmiah yang berjudul ” Pembelajaran Fisika Modern bagi Mahasiswa Calon Guru “. Dalam orasi ilmiah yang disampaikan Prof. Dr. Hartono M.Pd. menyampaikan bahwa Pembelajaran fisika modern bagi mahasiswa calon guru direkomendasikan sedapat mungkin memberi pengalaman langsung melalui contoh pembelajaran yang berorientasi kemampuan generik, yaitu bentuk pembelajaran yang bukan sekedar memberi informasi pengetahuan fisika tetapi juga memberi bekal pengembangan kemampuan generik bagi subjek yang belajar.

Prof. Sutikno, S.T., M.T. juga menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul “Peran Fisika dalam Pengembangan Green Material Berbasis Kearifan Lokal Menuju Sustainable Society”. Dalam pidatonya Prof. Sutikno, S.T., M.T. mengangkat peran ilmu fisika terutama Fisika material yang merupakan cabang Ilmu Fisika multidisiplin yang merupakan kajian materi secara komprehensif dalam mengembangkan bahan “hijau” berbasis Kearifan lokal menuju masyarakat yang berkelanjutan. G<em>reen material</em> yang pernah menjadi objek penelitiannya antara lain adalah Tempurung kelapa sebagai bahan gesek kampas rem, Pati Biji Kluwih sebagai bahan Film Plastik Biodegradable, Tepung biji durian sebagai bahan Plastik Biodegradable.

Dengan tambahan tiga guru besar di lingkungan FMIPA, Rektor Unnes berharap secara akademik fakultas tersebut bisa semakin meningkat serta meminta ketiganya semakin meningkatkan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi (pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat).  Unnes juga menunggu kiprah  3 guru besar baru semakin berkarya di kancah nasional dan internasional lewat penulisan jurnal-jurnal terkareditasi nasional dan jurnal-jurnal internasional terkemuka. (mut)