Angela Christa Raih Juara 3 Olimpaide Fisika Eurika! ITB

Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Jurusan Fisika UNNES. Kali ini Angela Christa Octaviani, mahasiswa Program Studi Fisika angkatan 2019 berhasil meraih Juara III pada ajang Olimpiade Fisika EUREKA! Institut Teknologi Bandung Tahun 2022. EUREKA! ITB merupakan ajang akademis nasional tahunan yang diselenggarakan oleh BSO EUREKA! ITB Himpunan Mahasiswa Fisika Institut Teknologi Bandung (HIMAFI ITB) untuk seluruh pelajar SMA/MA dan mahasiswa. Rincian kegiatannya terdiri dari berbagai kompetisi sains, webinar pendidikan, dan pameran sains yang bertujuan untuk menggugah dan mencerdaskan masyarakat akan besarnya peran ilmu fisika dan aplikasinya pada kehidupan. (dilansir dari media sosial eurekaitb, 30/03)

Angela menceritakan mengenai proses kompetisi olimpiade yang harus ia lalui sebelum akhirnya berhasil meraih kejuaraan tersebut, dirinya harus melalui 3 babak yaitu babak penyisihan, babak semifinal, dan babak final.

 “Babak penyisihan dilaksanakan pada tanggal 6 Februari 2022 secara daring dengan 30 soal pilihan ganda dan 10 soal isian singkat, waktu pengerjaannya selama 120 menit, dari babak penyisihan ini akan diambil 14 mahasiswa untuk masuk ke semifinal,” ungkap Angela, (30/03).

Angela lolos ke babak semifinal dengan menempati peringkat 6 dari 14 mahasiswa. Babak semifinal dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2022 secara daring dengan 5 soal esai dalam waktu pengerjaan yaitu 120 menit. Pada babak semifinal ini akan diambil 5 mahasiswa untuk masuk ke babak final.

“Final dilaksanakan secara daring selama dua hari, tanggal 25 sampai dengan 26 Maret 2022, bentuk soalnya open problem, jadi soalnya 1 tetapi diselesaikan dalam waktu 14 jam,” papar Angela.

Lebih lanjut, Angela menjelaskan bahwa pada tanggal 25 Maret 2022 dirinya mengerjakan 1 soal tersebut selama 14 jam mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB. Selanjutnya pada tanggal 26 Maret 2022 dirinya mempresentasikan hasil jawabannya kepada dosen juri sekaligus tanya jawab. Untuk mekanisme waktunya yaitu 20 menit dengan 15 menit untuk presentasi dan 5 menit untuk tanya jawab dengan dosen juri.

Angela mengungkapkan bahwa fisika ternyata semenyenangkan itu, semakin dirinya bertemu dengan soal fisika yang semakin susah, semakin dirinya sadar bahwa masih banyak sekali hal-hal berkaitan dengan fisika yang belum dirinya tahu dan perlu untuk dirinya pelajari.

“Sama halnya seperti bidang lainnya, jangan takut untuk mencoba karena mendahulukan overthinking, tetapi lakukan saja dahulu supaya jelas, karena kita tidak akan tahu apakah berhasil atau tidak jika belum mencobanya,”pungkas Angela.

Ketua Jurusan Fisika Dr. Suharto Linuwih berharap ke depan mahasiswa fisika dapat mempertahankan prestasi-prestasi semacam ini bahkan lebih baik lagi jika mampu meningkatkan. Atas prestasi yang diraih mahasiswanya, Dr. Suharto Linuwih sangat bangga dan tetap mendukung pengembangan talenta-talenta di Jurusan Fisika melalui berbagai program yang diselenggarakan.