Astronomy workshop series #3 “Pemanfaatan Virtual Observatory dengan TOPCAT dan Aladin”

Jurusan Fisika Unnes Kembali menggelar Workshop series #3 yang masih merupakan serangkaian Astronomy workshop Series. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari ini, Kamis (26/11/2020) dengan mengusung tema “Pemanfaatan Virtual Observatory dengan TOPCAT dan Aladin” melalui zoom meeting.

Narasumber workshop series #3 ini adalah Rizky Maulana Nurhidayat, M.Si. Beliau menyampaikan materi Pemanfaatan virtual observatory dengan menggunakan Topcat dan Aladin. Topcat sendiri adalah Tool for operation on catalogues and table, dimana program ini berbasis java (mirip dengan Ms. Excel). Program ini juga dapat mengakses data tertentu dan melakukan pengolahan data dalam jumlah besar dengan waktu singkat. Sedangkan Aladin sendiri merupakan sebuah aplikasi untuk memperlihatkan citra sistem astronomy.
Adapun salah satu kelebihan dari TOPCAT dan Aladin ini dapat mempermudah suatu penelitian di astronomy. Namun untuk menghasilkan sebuah penelitian yang baik, kita perlu mengetahui adanya langkah – langkah dan metode scientific yang memadai saat kita melakukan pengamatan dalam sebuah survei.

Kegiatan ini diikuti oleh 32 orang peserta yang berasal dari dosen, mahasiswa dan pemerhati astronomi yang berasal dari beberapa perguruan tinggi. Kegiatan ini dimulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pada pukul 12.30. Di akhir sesi diadakan sesi tanya jawab, baik secara langsung maupun tertulis (via chat).

Dr.rer.nat Mochamad Ikbal Arifyanto S.Si.,M.Sc. dari ITB sampaikan materi ANALISIS SISTEM BUMI-BULAN-MATAHARI pada Workshop Astronomy series ke 2

Pada Kamis (19/11/2020) Jurusan Fisika menggelar Workshop Astronomy Series -2 secara daring melalui zoom meeting. Kegiatan yang merupakan implementasi kerjasama Guest Lecture antara Jurusan Fisika FMIPA UNNES dan Prodi Magister dan Doktor Astronomi ITB ini dihadiri oleh Ketua Jurusan Dr. Suharto Linuwih, M.Si, Sekretaris Jurusan Dr. Masturi, M.si, mahasiswa mata kuliah astronomi, astronomi terapan, Unnes Astronomical Community, serta beberapa dosen dan pecinta astronomi baik dari dalam Unnes maupun dari perguruan tinggi lain, seperti Univ PGRI Semarang dan UIN Walisongo Semarang.

Workshop Astronomy series ke-2 yang dilaksanakan secara daring tersebut menghadirkan pembicara, Dr.rer.nat. Mochamad Ikbal Arifyanto S.Si.,M.Sc. dari ITB, Bandung. Dalam sesi materi Pak Ikbal menyampaikan tentang pokok bahasan astronomi sebagai ilmu tertua. “Secara history ilmu astronomi merupakan salah satu ilmu yang tertua”, tegasnya. Beberapa hal lain yang dibahas diantaranya astronomi bola (sistem koordinat, musim, rasi bintang , presesi), sistem bumi-bulan (fase – fase bulan, gerhana, pasang surut), sistem bumi-matahari (siklus matahari, cuaca antariksa, perubahan iklim), sistem bumi-bulan-matahari (gerak tiga benda).

Kegiatan ini dimulai tepat pukul 10.00 WIB dan berakhir pada pukul 12.00. Di akhir sesi diadakan sesi tanya jawab, baik secara langsung maupun tertulis (via chat).

Penetapan Pembimbing Skripsi Jurusan Fisika di Era Pandemi

Sekretaris Jurusan Fisika Dr. Masturi, M.Si., menyampaikan sehubungan dengan layanan daring di era pandemi ini, berikut kami lampirkan Prosedur baru penetapan pembimbing skripsi Jurusan Fisika UNNES

  1. Mahasiswa berkomunikasi dengan pengelola jurusan melalui Sekretaris Jurusan untuk menyampaikan calon pembimbing yang akan dipilih oleh mahasiswa. Khusus angkatan 2016 dan 2017, hal ini pada umumnya sudah dilakukan pada saat pertemuan angkatan. Untuk mahasiswa yang belum mendapatkan calon pembimbing silakan menghubungi pengelola jurusan melalui Sekretaris Jurusan.
  2. Dengan calon pembimbing yang sudah dipilih tersebut, mahasiswa segera mengkomunikasikan topik yang akan menjadi penelitian skripsinya, dan dibuktikan dengan adanya seminar proposal.
  3. Mahasiswa mengisi link berikut: https://bit.ly/FISIKA-UsulanSKPembimbing dengan melampirkan softcopy (pdf) lembar pengesahan seminar proposal yang sudah ditandatangani oleh Calon Dosen Pembimbing dengan Mengetahui Ketua Jurusan. Saat mengisi link, mahasiswa harus berkomunikasi terlebih dahulu dengan Sekretaris Jurusan untuk mendapatkan nomor surat sekaligus untuk memastikan isian Calon Pembimbing sudah sesuai dengan poin no 1
  4. Surat Usulan SK Pembimbing akan dikirimkan secara otomatis oleh sistem ke email mahasiswa untuk dimintakan tanda tangan Ketua Jurusan. Terkait hal ini, mahasiswa harus memastikan email yang diisikan pada link di atas sudah betul.
  5. Surat Usulan Penetapan SK Pembimbing kemudian disampaikan ke Staf Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas (Pak Ngalim) sebagai dasar penerbitan SK Penetapan Pembimbing oleh Dekan.
  6. SK Pembimbing akan dikirimkan kepada mahasiswa oleh Staf Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas melalui Telegram.

Terima kasih.

Mahasiswa Fisika kembali meraih predikat wisudawan terbaik FMIPA pada Wisuda Ke-104 Universitas Negeri Semarang Tahun 2020 secara Luring dan Daring di Auditorium Prof. Wuryanto, Kampus UNNES Sekaran

Pada hari ini, Selasa (17/11/2020) Universitas Negeri Semarang melaksanakan wisuda Ke-104 Tahun 2020 secara daring dan luring di Auditorium Prof.  Wuryanto, Kampus UNNES Sekaran. Rektor UNNES Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum. menyampaikan ucapan selamat kepada wisudawan sekaligus berharap kontribusi wisudawan UNNES dalam mengaplikasikan keahliannya secara profesional.

Wisuda ke 104 ini diikuti sebanyak 1.314 orang terdiri atas 22 orang doktor, 78 magister, 8 orang profesi, 1.199 sarjana, 7 diploma.  Dalam acara tersebut wisudawan terbaik untuk Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) berhasil diraih oleh Elvira Fiona dari Jurusan Fisika Program studi Pendidikan Fisika angkatan 2016. Elvira berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 4 tahun 8 hari dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,77. Mahasiswi asal Purwodadi Kabupaten Grobogan tersebut selalu mendapatkan Indeks Prestasi yang membanggakan di setiap semesternya. Ia juga pernah menjadi panitia Pekan Ilmiah Fisika (PIF) pada tahun 2018 sebagai salah satu tim penulis soal Olimpiade tingkat SMA.

Selain itu, Elvira juga berpesan kepada adik-adik kelasnya yang masih menempuh studi di jurusan Fisika FMIPA UNNES untuk tetap semangat dalam belajar.

“Sesulit apapun ilmu yang kamu pelajari, jangan pernah sekalipun kamu menutup mata, tetaplah membuka dan membaca buku, giat belajar serta berdoa kepada Tuhan. Kesuksesan kita adalah kesuksesan jurusan Fisika dan sekaligus kesuksesan bagi FMIPA UNNES dan Indonesia” Pungkasnya.

Ujian Komprehensif Online Semester Gasal 2020/2021 bagi Mahasiswa Jurusan Fisika

Diberitahukan kepada Mahasiswa Jurusan Fisika bahwa Ujian Komprehensif Semester Gasal 2020/2021 gelombang 2 akan segera diselenggarakan. Mekanisme pelaksanaan Ujian Komprehensif pada tahun 2020 ini dilakukan secara daring. Sehingga mahasiswa tidak perlu datang ke kampus untuk mengikuti ujian komprehensif.

Sistem ujian komprehensif telah terintegrasi dengan Applications Gate UNNES yang dapat diakses dengan sign in melalui portal apps.unnes.ac.id. Pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Ujian Komprehensif (Kompre) atau melalui alamat http://kompre.unnes.ac.id. Pelaksanaan ujian akan dilaksanakan melalui Aplikasi Tes Online (Ujian) atau melalui alamat http://ujian.unnes.ac.id .

Mahasiswa memiliki 3 (tiga) kali kesempatan untuk mengikuti Ujian Komprehensif. Jika dalam tiga kali kesempatan tersebut dinyatakan Belum Lulus maka Koordinator Program Studi akan memberikan pembinaan secara khusus, sehingga dinyatakan layak untuk mengikuti ujian skripsi.

Berikut rincian kegiatan ujian komprehensif online periode semester gasal 2020/2021 gelombang 2:

  1. Pemesanan jadwal oleh mahasiswa: 11 s.d. 19 November 2020;
  2. Penjadwalan dan konfirmasi oleh pengelola: 20 s.d. 23 November 2020;
  3. Pemilihan jadwal ujian oleh mahasiswa: 20 s.d. 23 November 2020;
  4. Pelaksanaan ujian secara daring: Selasa, 24 November 2020
  5. Pengumuman hasil ujian : Jum’at, 27 November 2020

Kelulusan dalam ujian komprehensif merupakan syarat bagi mahasiswa untuk dapat mengikuti sidang skripsi. Mahasiswa yang dinyatakan lulus akan mendapatkan Surat Keterangan Lulus Tes Komprehensif Online dari fakultas yang akan digunakan sebagai syarat untuk mendaftar sidang skripsi.

Demikian informasi ini disampaikan agar mendapat perhatian dan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Dr. Aprilia sampaikan materi Pendahuluan Astrofisika pada Astronomy Workshop Series

Pada Kamis (12/11/2020) Jurusan Fisika menggelar Astronomy Workshop Series secara daring melalui zoom meeting. Acara tersebut dibuka oleh Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Dr. Sugianto, M.Si. Dalam sambutannya Dekan FMIPA UNNES menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan terutama dalam bidang astronomi. Diharapkan peserta dapat mengambil manfaat yang besar dari kegiatan tersebut.

Turut pula memberikan sambutannya penanggung jawab kegiatan, Dr.rer.nat. Mochamad Ikbal Arifyanto S.Si.,M.Sc. dari ITB, Bandung. Doktor lulusan Universitas Heidelberg Jerman tersebut menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini perlu ditingkatkan untuk semakin memperkuat bidang astronomi di Indonesia.

Narasumber pada workshop seri pertama ini adalah Dr. Aprilia, Dosen FMIPA Institut Teknologi Bandung (ITB). Doktor lulusan Tohoku University, Jepang ini menyampaikan materi tentang Dasar Astrofisika. Astrofisika adalah cabang ilmu alam yang mempelajari benda langit dan fenomena alam yang terjadi di alam semesta atau Ilmu yang berhubungan dengan pengamatan benda langit. Manusia mengamati gerak benda-benda langit dan perubahan posisi benda langit sejak manusia muncul di Bumi. Manusia pun berusaha memahami keteraturan & memanfaatkannya untuk kepentingan praktis, seperti pertanian dan pelayaran.

Pada bagian berikutnya, Dr. Aprilia menjelaskan tentang beberapa teori yang pernah berkembang dalam pemodelan alam semesta serta tokoh-tokoh yang menemukannya seperti Aristoteles (350SM), Claudio Ptolemeus (sekitar 140 M), Nicolás Copernicus, Johannes Kepler dan Isaac Newton (Abad 16 M). Dasar astrofisika juga mencakup bagaimana kita mengenal besaran dasar dari bintang (matahari) yang meliputi jarak matahari, Massa Matahari, Luminositas Matahari, Radius Matahari, dan Temperatus Efektif Matahari.

Kegiatan ini diikuti oleh 52 orang peserta yang berasal dari dosen, mahasiswa dan pemerhati astronomi yang berasal dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan ini dimulai tepat pukul 10.00 WIB dan berakhir pada pukul 12.00. Di akhir sesi diadakan sesi tanya jawab, baik secara langsung maupun tertulis (via chat).